19 Juni 2026

Pratinjau Belanda vs Jepang: Samurai Biru dihadapkan pada ambisi Oranje

Jepang bakal menghadapi tantangan besar saat memulai perjalanan mereka di Piala Dunia 2026 dengan bertanding melawan Belanda dalam laga pembuka Grup F yang diadakan di Dallas Stadium, pada hari Senin waktu setempat.

Pertandingan ini mempertemukan dua tim yang datang dengan performa yang meyakinkan dari babak kualifikasi.

Jepang menjadi negara pertama di luar tiga tuan rumah yang mendapatkan tiket untuk putaran final setelah menunjukkan performa dominan di kualifikasi Asia, sementara Belanda melaju sebagai juara grup di zona Eropa tanpa mengalami kekalahan.

Bagi Jepang, ini akan menjadi keikutsertaan kedelapan secara berturut-turut di Piala Dunia. Samurai Biru juga memiliki harapan tinggi untuk melampaui prestasi terbaik mereka yang masih terhenti di babak 16 besar.

Namun, persiapan Jepang terganggu akibat kehilangan kapten serta gelandang bertahan utama Wataru Endo.

Pemain berusia 33 tahun tersebut dipastikan tidak akan bermain karena cedera kaki yang belum sembuh dan harus mengakhiri karir internasionalnya menjelang putaran final.

Keberadaan Endo yang absen menjadi tantangan bagi tim asuhan Hajime Moriyasu mengingat perannya sebagai pemimpin di lapangan dan salah satu pemain paling berpengalaman dalam skuad.

Jepang kini akan mengandalkan generasi yang dipimpin oleh Takefusa Kubo untuk mempertahankan momentum positif yang telah mereka bangun sejak Piala Dunia 2022.

Empat tahun lalu di Qatar, Jepang mengejutkan banyak pihak setelah mengalahkan Jerman dan Spanyol di fase grup.

Meski akhirnya tersingkir lewat adu penalti melawan Kroasia di babak 16 besar, penampilan tersebut membangun kepercayaan diri mereka menuju turnamen saat ini.

Di sisi lain, Belanda datang dengan ambisi yang sama besarnya. Telah tiga kali mencapai final Piala Dunia tanpa pernah meraihnya, Oranje kembali bertekad mengakhiri penantian panjang mereka untuk meraih trofi paling prestisius dalam sepak bola dunia.

Pelatih Ronald Koeman juga harus melakukan perubahan pada skuad di menit-menit terakhir setelah bek Jurrien Timber dicoret karena mengalami cedera pangkal paha. Sebagai alternatif, Belanda memanggil Lutsharel Geertruida untuk memperkuat pertahanan.

Meskipun tanpa Timber, Belanda memiliki struktur kuat berkat kombinasi pemain berpengalaman dan bakat yang berkembang di kompetisi Eropa tingkat atas.

Kehadiran sejumlah pemain yang secara rutin berlaga di Liga Champions menjadi salah satu kekuatan penting bagi Oranje dalam perjalanan turnamen ini.

Laga ini juga merupakan pertemuan ulang antara kedua tim di Piala Dunia 2010. Saat itu, Belanda meraih kemenangan tipis 1-0 berkat gol Wesley Sneijder dalam pertandingan fase grup sebelum melaju ke final.

Selain menjadi perebutan tiga poin pertama, hasil dari pertandingan ini dapat berpengaruh besar dalam menentukan arah persaingan di Grup F yang juga dihuni oleh Swedia dan Tunisia.

Kemenangan akan memberi keuntungan signifikan bagi salah satu tim untuk menjaga harapan lolos ke fase selanjutnya sejak fase grup.

Secara teori, Belanda sedikit lebih diunggulkan berkat pengalaman dan kualitas individu yang dimiliki.

Namun, Jepang telah berkali-kali menunjukkan kemampuan mereka untuk mengejutkan tim-tim besar, sehingga pertandingan di Dallas diperkirakan akan berjalan ketat sejak menit pertama.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.