Saka Kembali Tajam
Bukayo Saka menunjukkan performa luar biasa saat kembali ke susunan pemain utama Arsenal dalam kemenangan meyakinkan 3-0 melawan Fulham. Meski demikian, pelatih Mikel Arteta menekankan pentingnya untuk tidak membebani pemain bintang ini terlalu berat.
Saka seketika menunjukkan kemampuannya sejak awal pertandingan. Ia menjadi ancaman serius bagi pertahanan Fulham, bahkan sempat menjatuhkan Raúl Jiménez sebelum memberi assist untuk gol pertama yang dicetak oleh Viktor Gyökeres. Selain itu, Saka juga mencetak gol yang sangat indah pada menit ke-40.
Gyökeres kemudian memastikan kemenangan Arsenal dengan gol ketiga menjelang akhir babak pertama. Keunggulan tersebut membuat Arteta memutuskan untuk menarik Saka keluar saat turun minum demi mencegah kemungkinan cedera.
“Kami harus melakukan ini. Dia sudah bermain sekitar 30 menit di Madrid dan sekarang 45 menit di sini. Kami perlu meningkatkan kebugarannya, tetapi harus berhati-hati karena kami sangat membutuhkannya di lapangan,” jelas Arteta.
Sinyal Positif
Pemulangan Saka menjadi berita baik bagi Arsenal yang sedang bersiap menghadapi leg kedua semifinal Liga Champions UEFA melawan Atlético Madrid, dengan agregat saat ini 1-1.
Di sisi lain, performa serangan Arsenal yang lain selain Saka belum menunjukkan konsistensi. Noni Madueke, yang masuk menggantikan Saka di babak kedua, belum mencetak gol atau memberikan assist di liga sejak Februari. Leandro Trossard juga belum mencetak gol sama sekali sepanjang tahun 2026, sementara Gabriel Martinelli sudah lebih dari tiga bulan tanpa gol.
Kedua tim memiliki kekuatan yang sama setelah bermain imbang 1-1 di leg pertama di kandang Atletico.
Gol penalti dari Viktor Gyökeres dan Julián Álvarez menjaga peluang tetap terbuka menjelang pertandingan penentu di Emirates Stadium.
Head to Head
Dari segi catatan pertemuan, Arsenal dan Atletico memiliki rekor yang sangat seimbang. Dari empat pertemuan kompetitif, masing-masing tim mendapatkan satu kemenangan, sementara dua pertandingan lainnya berakhir dengan hasil imbang.
Satu-satunya pertemuan mereka sebelum musim ini terjadi pada semifinal Liga Europa 2017/2018. Saat itu, tim yang dilatih Diego Simeone berhasil mengalahkan Arsenal yang ditangani Arsène Wenger dengan agregat 2-1.
Namun, Arsenal membalasnya dengan kemenangan besar 4-0 di fase grup Liga Champions musim ini. Dalam pertandingan tersebut, tim asuhan Mikel Arteta bermain dominan dengan gol-gol dari Gyökeres, Gabriel Magalhães, dan Gabriel Martinelli.
Hasil ini juga menjadi salah satu kekalahan terburuk bagi Atletico di Liga Champions dan memperpanjang catatan positif Arsenal terhadap tim-tim Spanyol.