Profil timnas Ghana, perwakilan Afrika yang bertekad untuk memperbaharui kesuksesan masa lalu
Tim nasional Ghana akan berkompetisi di Piala Dunia 2026 dengan semangat tinggi untuk mengulangi prestasi terbaik mereka di ajang sepak bola paling prestisius di dunia ini.
Berlabel Black Stars, tim ini berhasil memastikan diri tampil di putaran final Piala Dunia untuk kelima kalinya setelah berhasil melewati babak kualifikasi zona Afrika.
Sebelumnya, Ghana telah berpartisipasi dalam edisi tahun 2006, 2010, 2014, 2022, dan kini mereka kembali beraksi di tahun 2026.
Sejarah mencatat bahwa pencapaian terbaik Ghana terjadi di Piala Dunia 2010 yang berlangsung di Afrika Selatan ketika mereka melaju hingga perempat final.
Pada waktu itu, Ghana hampir menjadi negara Afrika pertama yang mencapai semifinal, sebelum akhirnya tersingkir oleh Uruguay melalui adu penalti dalam pertandingan yang diingat sebagai salah satu laga paling dramatis dalam sejarah Piala Dunia.
Menghadapi edisi 2026, Ghana berharap untuk kembali meraih prestasi serupa setelah dua penampilan terakhir mereka berakhir di babak grup. Di Piala Dunia 2014 di Brasil dan 2022 di Qatar, Black Stars tidak mampu melaju ke fase knockout.
Untuk mencapai ambisi tersebut, Ghana telah menunjuk pelatih asal Portugal, Carlos Queiroz, sebagai pelatih baru tim. Queiroz mengambil alih posisi dari Otto Addo pada April 2026 dan membawa pengalaman luas di pentas internasional.
Pelatih yang kini berusia 73 tahun ini pernah menjabat sebagai pelatih Portugal di Piala Dunia 2010 dan Iran di tahun 2014, 2018, serta 2022. Ia juga memiliki pengalaman melatih tim dari Afrika Selatan, Mesir, Kolombia, Uni Emirat Arab, Qatar, serta Oman.
Dalam putaran final Piala Dunia 2026, Ghana akan tergabung di Grup L bersama Inggris, Kroasia, dan Panama. Persaingan diprediksi akan sangat ketat, terutama karena Inggris dan Kroasia adalah tim dengan rekam jejak panjang di turnamen besar.
Namun, Ghana memiliki keunggulan positif setelah menunjukkan performa baik sepanjang babak kualifikasi di zona Afrika. Mereka menempati posisi teratas di Grup I dengan delapan kemenangan dan satu kekalahan dari sepuluh pertandingan yang dimainkan untuk memastikan tempat di putaran final.
Kapten Jordan Ayew merupakan salah satu figur krusial dalam perjalanan mereka. Selain Ayew, Ghana juga akan mengandalkan beberapa pemain berpengalaman lainnya seperti Thomas Partey, Inaki Williams, Kamaldeen Sulemana, Antoine Semenyo, dan Fatawu Issahaku.