20 Mei 2026

Pierre van Hooijdonk menerima kritik keras

Kepergian Sydney van Hooijdonk di bursa transfer musim dingin menghebohkan NAC Breda. Penyerang muda itu pindah secara gratis ke Estrela Amadora, meskipun klub berharap bisa mendapatkan dana dari transfer tersebut. Kini, peran Pierre van Hooijdonk, yang merupakan komisaris teknis di NAC, menjadi perhatian, seperti dilaporkan oleh Voetbal International.

Pada bulan Desember, ketegangan mulai muncul ketika Sydney merasa tidak puas dengan posisinya sebagai pemain cadangan di NAC dan terlibat perselisihan dengan pelatih Carl Hoefkens. Dalam laga melawan Telstar, yang juga menjadi pertandingan terakhir di tahun kalender 2025, situasi semakin tegang. Hoefkens membawa Sydney masuk sebagai pemain pengganti kelima, yang memicu amarah sang penyerang beserta ayahnya. “Kita harus pergi dari sini,” teriak Pierre di ruang ganti. Konflik pun tak bisa dihindari setelah kejadian itu.

Manajemen klub memutuskan untuk mendukung proses transfer dan bahkan memberikan izin kepada penyerang tersebut untuk pergi tanpa biaya transfer. Dalam proses ini, beberapa agen dipekerjakan untuk membantu mencari klub baru. Akhirnya, ketertarikan konkret datang dari Estrela Amadora di Portugal.

Awalnya, NAC teguh meminta kompensasi, tetapi proses negosiasi berlangsung dengan sulit. Direktur teknis Peter Maas tetap berusaha untuk mendapatkan kompensasi finansial. Namun, sikap ini diubah setelah Pierre van Hooijdonk langsung terlibat.

Mantan penyerang itu, meskipun seharusnya berperan sebagai pengawas, aktif menghubungi klub Portugal tersebut. Dengan cara ini, ia melewati peran resminya, yang seharusnya berdiri secara independen. Para perantara yang direkrut oleh NAC pun diabaikan.

Intervensi tersebut menyebabkan kesepakatan mengalami perubahan. Sebelumnya dibahas mengenai biaya transfer dan persentase penjualan kembali, akhirnya Sydney meninggalkan klub tanpa biaya apapun. Hal ini menyebabkan seluruh keuntungan finansial jatuh ke tangan sang pemain dan timnya, membuat para agen serta pejabat klub yang terlibat merasa kecewa.

Direktur Utama Remco Oversier akhirnya menyetujui transfer meskipun ada keberatan dari pihak internal. NAC pun kehilangan kesempatan untuk memperoleh pendapatan, sementara klub menghadapi tekanan di kedua aspek, baik olahraga maupun finansial. Keputusan ini diambil dengan persetujuan dari dewan komisaris.

Dampaknya cukup besar: penyelidikan internal dimulai untuk mengkaji proses yang terkait dengan transfer ini. “Untuk menguji integritas semua pihak yang terlibat,” demikian menurut VI.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.