bertahan di Ligue 1 setelah mengalahkan St-Etienne 4-1
Nice tetap bertahan di Liga Prancis (Ligue 1) setelah berhasil mengalahkan St-Etienne dengan skor 4-1 dalam leg kedua play-off penurunan di Stadion Allianz Riviera, Nice, pada hari Jumat waktu setempat.
Dalam pertandingan ini, Nice meraih kemenangan berkat gol dari Jonathan Clauss, Kail Boudache, dan Elye Wahi, sementara St-Etienne berhasil menyamakan kedudukan melalui tendangan Zuriko Davitashvili, menurut catatan Ligue 1.
Dengan hasil ini, Nice mengalahkan St-Etienne dengan agregat 4-1 setelah di leg pertama kedua tim hanya mampu bermain imbang tanpa gol di Geoffroy-Guichard.
St-Etienne sebenarnya memulai serangan lebih dulu di laga ini dan sempat mencetak gol lewat Irvin Cardona, namun gol itu dibatalkan oleh wasit setelah VAR menentukan adanya offside.
Nice kemudian membalas dengan ancaman dan sempat menciptakan peluang lewat tendangan Elye Wahi yang masih mengenai tiang gawang St-Etienne.
Kemudian, Dante berusaha menciptakan peluang untuk Nice, tetapi sundulannya berhasil dihalau oleh kiper St-Etienne, Gautier Larsonneur.
Memasuki babak kedua, St-Etienne kembali mengancam dengan tendangan rebound Lucas Stassin yang masih membentur tiang kiri gawang Nice.
Nice akhirnya berhasil memecahkan kebuntuan melalui tendangan dari Jonathan Clauss yang menyambut bola rebound, mengubah skor menjadi 1-0 pada menit ke-62.
St-Etienne akhirnya menyamakan kedudukan pada menit ke-79 lewat tendangan penalti yang dieksekusi oleh Zuriko Davitashvili, sehingga skor menjadi 1-1.
Nice merespons untuk kembali unggul melalui gol Kail Boudache yang menyambar bola rebound, membuat skor menjadi 2-1 pada menit ke-81.
Tim tuan rumah menambah keunggulan menjadi 3-1 pada menit ke-87 setelah eksekusi Elye Wahi yang berhasil membobol gawang St-Etienne.
Elye Wahi kemudian mencetak gol keduanya di menit 90+2 setelah memanfaatkan umpan dari Sofiane Diop, sehingga skor berubah menjadi 4-1.
Pada sisa waktu, Nice tetap menunjukkan dominasi mereka, tetapi sampai pertandingan berakhir, skor 4-1 atas St-Etienne tetap bertahan.