20 Mei 2026

Tiket Final Piala Dunia 2026 Mencapai Rp34 Miliar

FIFA menghadapi banyak kritik terkait tingginya harga tiket Piala Dunia 2026 yang akan digelar di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada, mulai bulan depan. Namun, Presiden FIFA, Gianni Infantino, justru membela kebijakan harga tiket yang sangat tinggi tersebut.

Dia menekankan bahwa organisasi sepak bola global ini harus memanfaatkan aturan di AS yang mengizinkan penjualan kembali tiket dengan harga yang jauh di atas nilai resmi.
FIFA mendapatkan kritik keras terkait biaya tiket Piala Dunia. Organisasi penggemar yang bernama Football Supporters Europe (FSE) menyebut sistem harga ini sebagai bentuk pemerasan dan pengkhianatan besar. FSE bahkan telah mengajukan keluhan kepada Komisi Eropa pada bulan Maret lalu, menuntut FIFA terkait harga tiket yang terlalu tinggi untuk Piala Dunia 2026.

Situs resmi untuk penjualan kembali tiket FIFA, FIFA Marketplace, minggu lalu menawarkan beberapa tiket untuk pertandingan final pada 19 Juli di New York dengan harga lebih dari dua juta dolar AS (sekitar Rp34 miliar) per tiket.

Pernyataan dari Infantino

Dalam sambutannya di Milken Institute Global Conference di Beverly Hills, Infantino menyatakan bahwa harga yang sangat tinggi ini mencerminkan permintaan besar untuk menyaksikan Piala Dunia.

“Jika ada orang yang menawarkan tiket final seharga dua juta dolar AS di pasar sekunder, pertama, itu tidak berarti bahwa harga asli tiket tersebut adalah dua juta dolar AS,” jelas Infantino, seperti dilansir dari France 24, Rabu (6/5/2026).

“Kedua, itu tidak menjamin bahwa ada orang yang akan membeli tiket tersebut. Dan jika ada yang sungguhan membeli tiket final seharga dua juta dolar, saya akan pribadi menyuguhkannya hot dog dan Coca-Cola agar dia mendapatkan pengalaman yang luar biasa,” tambahnya.

Perbandingan dengan Harga Tiket di Piala Dunia Qatar 2022

Kelompok penggemar juga menunjukkan perbedaan yang signifikan antara harga tiket di Piala Dunia tahun depan dengan Piala Dunia Qatar 2022.

Di final Piala Dunia 2022, tiket termahal (harga resmi) dibanderol sekitar 1. 600 dolar AS atau setara dengan Rp27,8 juta. Sementara itu, untuk final Piala Dunia 2026, harga tiket termahal (harga resmi) mencapai sekitar 11. 000 dolar AS (Rp191,5 juta).

Infantino tetap berpendapat bahwa lonjakan harga resmi ini dapat dipahami.

“Kita harus mempertimbangkan pasar; kita berada dalam arena di mana industri hiburan paling maju di dunia. Jadi, kita perlu menerapkan harga sesuai dengan standar pasar,” katanya.

“Di AS, penjualan kembali tiket adalah hal yang diperbolehkan. Jadi, jika Anda menawarkan tiket dengan harga terlalu rendah, tiket itu akan dibeli kembali dengan harga yang jauh lebih tinggi oleh orang lain. Bahkan, meskipun banyak yang mengeluhkan harga tiket kami yang tinggi, tiket tersebut tetap dijual di pasar sekunder dengan harga yang bahkan lebih tinggi, lebih dari dua kali lipat harga kami. “

Tingginya Permintaan

Infantino mengungkapkan bahwa FIFA menerima lebih dari 500 juta permintaan tiket untuk Piala Dunia 2026, sementara total gabungan permintaan untuk Piala Dunia 2018 dan 2022 kurang dari 50 juta.

Pria asal Italia ini menambahkan bahwa 25 persen tiket untuk fase grup dijual dengan harga di bawah 300 dolar AS.

“Di AS, Anda tidak bisa menyaksikan pertandingan di tingkat perguruan tinggi, apalagi pertandingan profesional yang tinggi, dengan harga kurang dari 300 dolar,” ungkap Infantino.

“Dan ini adalah Piala Dunia. “

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.