Pengakuan Kiper Sassuolo Usai Mencuri Poin di Markas Fiorentina: Senang Bermain Bersama Jay Idzes
Sassuolo, yang diperkuat oleh bek dan kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, berhasil meraih poin saat bertanding di markas Fiorentina pada pekan ke-34 Serie A 2025/2026.
Sassuolo mampu menahan imbang Fiorentina dengan skor 0-0 di Stadion Artemio Franchi, pada Minggu malam (26/4/2026).
Fiorentina menunjukkan permainan yang lebih mengesankan dengan banyak peluang yang diciptakan. Namun, kedua pemain, Jay Idzes dan kiper Sassuolo, Stefano Turati, tampil menonjol dalam menggagalkan serangan tim tuan rumah.
Tambahan poin di Firenze membuat Sassuolo nyaman di posisi ke-10 dengan total 46 poin. Sementara Fiorentina berada di posisi ke-15 dengan raihan 37 poin.
Pujian untuk Bang Jay
Setelah pertandingan di Stadion Artemio Franchi, kiper Sassuolo, Stefano Turati, diwawancarai oleh media. Ia merasa puas dengan penampilannya, terutama karena berhasil menjaga gawang timnya tetap bersih.
Selain melakukan berbagai penyelamatan yang mencengangkan, Turati juga merasa bangga memiliki Jay Idzes di barisan pertahanan, yang bermain dengan sangat baik.
“Saya tidak tahu penyelamatan mana yang paling sulit, yang terpenting adalah tetap bertahan. Skor 0-0 setelah 90 menit menunjukkan keberadaan tim ini,” ujar Turati.
“Saya senang bermain dengan Idzes di belakang; dia adalah bek yang kuat dan luar biasa. Ia telah menunjukkan perfomanya dengan menjaga gawang tetap aman,” tambah kiper berusia 24 tahun ini.
Jay Idzes Jadi Man of the Match
Jay Idzes mendapatkan penghargaan sebagai pemain terbaik di pertandingan antara Fiorentina dan Sassuolo. Penghargaan ini tentu semakin meningkatkan semangatnya.
Idzes bermain dengan sangat baik selama 90 menit, memimpin pertahanan Neroverdi dalam menghadapi serangan dari tim tuan rumah, La Viola, yang tampil dominan.
Selama pertandingan, Jay Idzes mencatatkan 61 sentuhan bola, sembilan aksi bertahan, akurasi passing mencapai 96 persen, melakukan dua blok, tujuh sapuan, dan satu kali merebut kembali bola. Ia juga berhasil memenangi semua duel udara yang dihadapinya.
Pemain berusia 25 tahun tersebut juga berhasil meraih trofi Panini Player of the Match, sebagaimana diumumkan melalui akun Instagram resmi Sassuolo.
Panini Player of the Match adalah penghargaan untuk pemain terbaik yang disponsori oleh Panini (perusahaan kartu koleksi) dalam liga sepak bola, seperti Serie A, yang diberikan kepada individu dengan performa paling menonjol atau penting dalam satu pertandingan.
Gantikan Peran Arijanet Muric
Di sisi lain, Stefano Turati kini mendapatkan kesempatan sebagai kiper utama Sassuolo dalam beberapa pertandingan terakhir. Kiper utama, Arijanet Muric, saat ini duduk di bangku cadangan, sedangkan pelatih Fabio Grosso memberikan kesempatan kepada Turati untuk bermain penuh saat menghadapi Como dan terbaru Fiorentina.
Musim ini, Turati telah bermain dalam tiga pertandingan dan mencatat satu clean sheet. Meskipun telah kebobolan tiga gol, dia mendapatkan waktu bermain selama 270 menit dengan rata-rata rating 7,44 di setiap pertandingan.
Kiper tersebut kemungkinan akan kembali diturunkan saat Sassuolo melawan AC Milan di kandang sendiri pada hari Minggu, (3/5/2026).