Debut bersama Persija, Hafizh bertekad tutup musim dengan manis
Kiper muda Persija, Hafizh Rizkianur, berkeinginan menyelesaikan musim Super League 2025/2026 dengan hasil yang memuaskan dalam perdananya bersama tim saat melawan Semen Padang di pekan ke-34 di Stadion Jakarta International Stadium, hari ini.
“Saya akan berusaha semaksimal mungkin untuk membantu tim meraih tiga poin,” ujar Hafizh Rizkianur dalam pernyataannya yang diterima di Jakarta, pada hari Sabtu.
Penjaga gawang yang baru berusia 19 tahun ini memulai karirnya di tim senior setelah tampil cemerlang dengan Persija Jakarta U20. Ia menjadi salah satu pemain kunci dalam keberhasilan tim muda Persija meraih juara di kompetisi Elite Pro Academy (EPA) Super League 2025/2026.
Bagi Hafizh, prestasi di EPA tidak hanya membawa pulang trofi, tetapi juga memberikan pengalaman berharga yang sangat berguna untuk menghadapi tingkat kompetisi yang lebih tinggi.
Persaingan di tim muda telah mengasah mental dan karakter bermainnya sehingga lebih siap menghadapi tekanan besar, terutama saat menjalani debut bersama Macan Kemayoran.
Menurut Hafizh, mendapatkan kemenangan di laga perdananya akan sangat berarti. Selain menjadi momen berkesan di awal perjalanan karir profesionalnya, hasil positif juga bisa menjadi bekal berharga bagi tim untuk menyongsong persaingan musim berikutnya dengan lebih optimis.
Selain menekankan pada pertandingan, Hafizh juga berharap suasana di lapangan berlangsung aman dan tertib. Ia ingin semua pihak dapat menikmati pertandingan dengan nyaman tanpa gangguan, termasuk penggunaan flare yang sering menjadi perhatian dalam laga sepak bola nasional.
“Semoga tidak ada flare karena ada anak-anak kecil juga. Saya berharap saat kita menang, kita bisa merayakannya dengan aman,” ucapnya.
Pertandingan antara Persija Jakarta dan Semen Padang menjadi laga terakhir bagi kedua tim dalam menyelesaikan musim Super League 2025/2026.
Hasil dari pertandingan ini dipastikan tidak akan mengubah posisi kedua tim di klasemen akhir. Persija yang kini berada di peringkat ketiga dengan 68 poin, akan tetap di posisi itu terlepas dari hasil akhir dalam laga terakhir musim ini, baik menang, imbang, maupun kalah.
Di sisi lain, Semen Padang datang dengan situasi yang berbeda. Tim Kabau Sirah yang kini menempati posisi ke-17 klasemen dengan 20 poin sudah dipastikan terdegradasi dari level tertinggi sepak bola Indonesia.