20 Mei 2026

Como Lebih Layak ke Liga Champions

Legenda AC Milan, Marco Simone, sangat terkesan dengan proyek yang dijalankan Como. Dia bahkan menyatakan bahwa Como 1907 lebih pantas untuk lolos ke Liga Champions dibandingkan Milan dan Juventus. Como 1907 yang dipimpin oleh Cesc Fabregas sudah dipastikan akan berpartisipasi dalam kompetisi Eropa musim depan. Klub yang dimiliki Djarum Group tersebut tidak mungkin finis lebih rendah dari posisi enam yang mereka huni saat ini. Dalam dua laga terakhir Liga Italia 2025-2026, Como masih berusaha menentukan kompetisi mana yang akan mereka ikuti musim depan, apakah Liga Champions atau Liga Europa?

Karena saat ini Como memiliki peluang yang cukup besar untuk menempati posisi empat besar, yang berarti bisa lolos ke Liga Champions.

Tim Como di bawah asuhan Cesc Fabregas telah mengumpulkan 65 poin setelah 36 pertandingan. Mereka hanya terpaut tiga poin dari Juventus yang berada di posisi tiga (68 poin) dan dua angka di belakang AC Milan (67) yang menduduki posisi empat.

Simone Kagumi Permainan dan Proyek Como

Posisi lima ditempati oleh Roma dengan poin yang sama dengan Como, yang baru promosi ke Serie A tahun lalu. “Dari segi kualitas permainan dan proyek yang ada, ya,” ungkap Marco Simone ketika ditanya mengenai kelayakan Como untuk lolos ke Liga Champions daripada AC Milan. “Mereka berinvestasi dengan cara yang seimbang, tetapi dengan rencana yang jelas dan mudah dipahami,” tambah Simone, yang pernah bermain untuk Como dan AC Milan.

“Dari cara mereka menjalankan filosofi mereka, saya rasa mereka lebih pantas untuk ke Liga Champions dibandingkan Milan dan Juventus,” tegas Simone, yang kini menjabat sebagai presiden sekaligus pelatih tim wanita Monaco United. Dia mengamati bahwa AC Milan yang dulu telah banyak berubah. Simone merasa bahwa tim Rossoneri kini tidak memiliki pemain yang dapat mencerminkan karakter klub.

AC Milan Kehilangan Aura

Saat ini, AC Milan berada dalam penurunan performa karena hanya meraih dua kemenangan dari delapan pertandingan terakhirnya di Serie A.

“Milan bukan lagi tim yang sama, status, sejarah, dan reputasi yang dimiliki, semua elemen itu kini tidak terasa lagi di lapangan. ” “Perubahan harus segera dilakukan, sebab ini sudah berlangsung selama beberapa tahun dengan terlalu banyak perubahan di dalam klub, termasuk presiden dan direktur yang tidak hadir. “

Seharusnya tim juga memiliki lebih banyak pemain penting, sosok khas Milan, bukan cuma di lini serang. “

“Hanya Modric yang memiliki daya tarik tertentu, dengan status yang diakui. Dibutuhkan klub dan tim yang benar-benar cocok bagi Milan. “

Marco Simone, yang pernah membawa Milan juara Liga Champions pada tahun 1989-1990 dan 1993-1994, juga mengomentari tentang Rafal Leao. Leao diakui Simone memiliki bakat yang bagus, tetapi tidak mampu menunjukkannya secara maksimal dalam satu musim penuh. “Dia memiliki kualitas yang layak untuk Milan, tetapi dia tidak memiliki konsistensi untuk menunjukkan hal itu. “

“Kadang-kadang dia dapat menghadirkan kemenangan untuk tim sendirian, tetapi itu tidak cukup. “

“Dengan kemampuan yang dia miliki, mestinya dia bisa memberikan lebih banyak kontribusi. Saat ini hubungan dengan para pendukung juga semakin menurun. ” “Saya sulit memahami apakah dia masih layak diberi kesempatan lagi, hubungan tersebut terlihat sangat retak,” ujar Simone menanggapi kritik yang dilayangkan oleh para penggemar kepada Leao belakangan ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.