Chelsea Dibantai Brighton, Liam Rosenior Murka
SPORTIND – Pelatih Chelsea, Liam Rosenior, mengekspresikan rasa kecewanya setelah timnya mengalami kekalahan besar 0-3 dari Brighton and Hove Albion di Amex Stadium, di pertandingan pekan 34 Premier League 2025/2026, Rabu (22/4/2026) dini hari WIB.
Keadaan semakin sulit ketika tim tuan rumah melipatgandakan keunggulan di awal babak kedua dan menutup laga dengan gol di masa injury time. Hasil ini membuat Chelsea menderita lima kekalahan berturut-turut di liga tanpa mencetak satu gol pun.
Rosenior berpendapat bahwa performa timnya jauh dari yang diharapkan.
“Dalam aspek dasar, dalam kebanggaan yang seharusnya dimiliki saat mengenakan jersey, itu tidak dapat diterima,” ungkap Rosenior.
Tanggung Jawab Bersama

Pelatih tersebut juga menegaskan bahwa beban dari kekalahan ini tidak hanya terletak padanya, tetapi juga pada para pemain.
“Saya selalu melindungi para pemain, dan saya bertanggung jawab. Saya selalu mengatakan hal itu. Namun, setelah malam ini, saya pikir para pemain juga harus merenungkan penampilan mereka,” tambahnya.
“Kami kalah dalam 80 persen pertarungan. Kami tidak berhasil memenangkan duel udara. Dua gol terjadi di saat-saat di mana kami seharusnya bisa menyundul bola. ”
“Di level mana pun, jika Anda melakukan kesalahan seperti itu dan kurangnya keterlibatan, Anda tidak akan bisa memenangkan sebuah pertandingan sepak bola,” lanjutnya.
Kontras dengan Laga Sebelumnya

Manchester UnitedLiam Rosenior memperbandingkan performa timnya dengan pertandingan melawan Manchester United (MU) beberapa hari yang lalu.
“Saya melihat adanya komitmen saat melawan Manchester United tiga hari lalu. Kami memang kalah, tetapi kinerjanya sangat, sangat baik. Hari ini adalah kebalikannya dalam segala hal. Itulah yang paling membuat saya merasa kecewa. ”
Meski dalam situasi yang sulit, Rosenior memahami rasa kecewa para pendukung dan bertekad untuk memperbaiki kondisi saat menghadapi pertandingan penting melawan Leeds United di semifinal FA Cup.
“Saya mengerti alasan di balik frustrasi para penggemar. Saya juga merasa jengkel dengan penampilan yang kami tunjukkan. Saya hanya perlu terus berusaha keras bersama staf dan pemain,” jelas Rosenior.
“Saya perlu bekerja dengan staf selama 24 jam sehari. Kami harus membuat keputusan yang tepat untuk tim dalam pertandingan besar pada hari Minggu. Dan kami akan berusaha sebaik mungkin untuk membalikkan keadaan,” tambahnya.
Pertandingan semifinal ini menjadi kesempatan bagi Chelsea untuk bangkit dan menyelamatkan musim mereka dengan melangkah ke final di Wembley.
Sumber: Chelsea FC